KALORAKelola Limbah Organik
Deretan mesin pengolahan di fasilitas TPSR KALORA
  • Universitas Hasanuddin
  • Low Carbon Development Indonesia
  • Instansi mitra KALORA

Sampah Organik, Kami Kelola Jadi Nilai.

KALORA mengoperasikan seluruh rantai pengelolaan sampah organik secara end-to-end, dari pengangkutan, pengolahan di fasilitas TPSR kami, hingga konversi menjadi produk bernilai.

Mulai Diskusi

Dampak Nyata yang Kami Ciptakan

CO2
192,9
kg
Sampah Terkelola
3.444,1
kg
Produk Bernilai
133
kg
+ 25 liter
  • ORGANIC WASTE
  • VEOLIA
  • TPSR OPERATION
  • SUEZ
  • WASTE COLLECTION
  • TOMRA
  • BIOCONVERSION
  • TERRACYCLE
  • CIRCULAR ECONOMY
  • UN ENVIRONMENT
  • WWF

Masalah

Masalahnya bukan sampah, melainkan tidak adanya pengelolaan yang benar.

Sampah organik yang tidak dikelola akan menimbulkan emisi, mencemari lingkungan, dan kehilangan seluruh potensi nilai ekonominya. Karena itu, pengelolaan yang disiplin menjadi kunci solusi, bukan sekadar pemindahan sampah.

Pelajari Lebih Lanjut
Simbol daur ulang dan tulisan Recycle, Reuse, Reduce di antara sayuran segar

Sampah organik menumpuk

Sampah organik sering tidak tertangani dengan baik, menimbulkan bau, lindi, dan emisi gas rumah kaca yang tinggi.

Nilai ekonomi hilang

Tanpa sistem pengolahan yang tepat, potensi nilai dari sampah organik hilang begitu saja.

Pengelolaan tidak terintegrasi

Masalah utamanya bukan pada sampah itu sendiri, tetapi pada tidak adanya pengelolaan yang benar dan terintegrasi.

Cara kerja kalora

Operasi Terintegrasi, Hasil yang Bernilai

Dari sumber sampah hingga distribusi hasil, seluruh tahap dirancang sebagai satu alur operasi yang konsisten dan terukur.

  1. 01

    Sumber Sampah

    Sampah organik dari rumah tangga, bisnis, pasar, dan institusi.

    Sampah organik dari sumbernya
  2. 02

    Pengangkutan

    Dikumpulkan oleh tim kurir KALORA dengan rute terjadwal.

    Pengangkutan sampah organik oleh tim KALORA
  3. 03

    TPSR KALORA

    Diproses di fasilitas TPSR milik KALORA yang dijalankan sendiri.

    Petugas memilah sampah di fasilitas pengolahan
  4. 04

    Konversi

    Diubah melalui proses biokonversi menjadi produk bernilai.

    Proses biokonversi oleh larva maggot
  5. 05

    Produk Bernilai

    Maggot, kasgot, minyak maggot, dan produk turunan lainnya.

    Kasgot, pupuk organik hasil budidaya maggot
  6. 06

    Distribusi

    Didistribusikan ke pasar dan mitra yang membutuhkan.

    Distribusi produk KALORA ke mitra

Produk kami

Dari Sampah Menjadi Produk Bernilai

Dampak utama

Dampak Terukur, Masa Depan Lestari

CO2 Reduction
Mengurangi emisi dari sampah organik yang tidak tertangani.
Waste Reduction
Mengurangi volume sampah ke TPA melalui pengolahan terintegrasi.
Resource Generation
Menghasilkan produk bernilai dari limbah dan menggerakkan ekonomi sirkular.

Kalkulator dampak

Seberapa Besar Dampak Sampahmu terhadap Iklim?

Masukkan jumlah sampah organik untuk memperkirakan potensi dampak emisi gas rumah kaca yang dihasilkan.

Mengapa CO2e?

Sampah organik dapat menghasilkan metana saat terurai tanpa oksigen di TPA. CO2e menyatakan dampak berbagai gas rumah kaca dalam satu satuan setara CO2.

Estimasi berdasarkan asumsi model EPA WARM v16. Emisi aktual dapat bervariasi tergantung komposisi sampah, kondisi TPA, penangkapan metana, kelembapan, dan praktik pengelolaan sampah.

Estimasi dampak landfill

27.6kg CO2e

Estimasi dampak iklim, bukan pengukuran pasti.

Landfill27.6 kg CO2e
Composting-8.3 kg CO2e

Potensi Selisih

≈ 35.8 kg CO2e

Kami melayani

Bersama KALORA untuk Lingkungan dan Ekonomi yang Lebih Baik

  • Pemerintah

    Mendukung pengelolaan sampah kota yang lebih efektif dan berkelanjutan.

  • Bisnis & Industri

    Solusi pengelolaan sampah organik untuk operasional bisnis yang bertanggung jawab.

  • Komunitas & Institusi

    Membangun lingkungan bersih dan sehat melalui pengelolaan yang tepat.

  • Investor Strategis

    Bersama mengembangkan ekonomi sirkular yang menguntungkan.

Saatnya memindahkan sampah organik dari beban lingkungan menjadi aset yang dikelola dengan benar.

Diskusi Dengan Tim KALORA
Petani menyaring kompos di area terbuka